CERPEN
JUDUL: “KUNTILANAK
TAMAN JATI”
Pada suatu hari di sebuah desa yang
bernama desa “PODO MAKMUR” ,hiduplah seorang anak yang bernama Marsiti.Marsiti
adalah anak orang yang biasa biasa saja,tidak terlau kaya dan tidak terlalu miskin.Dia
anak dari dua besaudara,kakaknya yang lelaki sudah menikah dan pergi merantu
semenjak dia berumur 12 tahun.Kini mMarsiti tinggal bersama kedua orang tuannya
dan Marsitilah yang sekarang selau merawat kedua orang tuannya dan dirinya
sendiri.Walaupun kedua orang tuannya masih mampu untuk bekerja namun,Marsiti
tidak seperti anak anak yang lain yang selalu
berpanggu tangan terhadap orang tuannya.Dia adalah anak yang rajin
pintar dan baik.Sepulang sekolah dia selalu sholat terlebih dahulu kemudian menjadwal
pelajaran dan kemudian makan.Setelah makan dia langsung membantu ibunya setiap
hari,disore hari ia menyapu,mengepel dan kemudian mencuci piring.Dia melakukan
pekerjaan itu dengan sangat senang hati dan tanpa beban ia pun anak yang rajin
belajar maka dari itu ia selalu mendapat rangking 1 dikelas.Dia sangat pintar namun,dia tidak
sombong dan pelit dia selalu belajar dan senang membaca dia juga bermurah hati
mengajarkan pelajaran yang teman temannya anggap sulit.Dia pun suka membantu
teman temanya mengerjakan pr.
Pada suatu hari,Marsiti sedang pergi bersama teman temannya, pada waktu
itu adalah hari minggu sore.Setelah Marsiti membantu orang tuanya dan sudah
melaksanakan sholat dhuhur marsiti pamit kepada orang tuannya untuk pergi
bermain dan jalan jalan di Taman Jati dekat rumah.Setelah itu Marsiti kemudian
pamit kepada orang tuannya dan kemudian menghampir teman temannya
yaitu,Adib,Aruf,Annisa,Tiara,Azzahra dan Rafa.Mereka akhirnya pergi ke Taman
Jati sambil asyik mengobrol tentang masalah liburan sekolah yang telah dlakukan
pada tahun lalu saat mereka masih sd.Mereka tertawa dan gembira,mereka juga
sembari menjaili salah satu temannya
yitu annisa.Karena Annisa penakut mereka sangat senang menjailiAnnisa,mereka
sangat senang menikmati jalan jalan menuju Taman Jati dengan bermain dan tertawa mereka benar
benar sangat gembira.
Pada waktu telah tiba di Taman Jati mereka
lebih gembira lagi.Mereka senang karena sudah lama mereka tidak berkumpul dan
bermain di Taman Jati walaupun jaraknya
tidak terlalu jauh dari rumah mereka.Di Taman Jati pun suasanannya sangat
sejuk,tenang,tenteram,dan menyenangkan.Mereka sangat asyik untuk melihat lihat
pemandangan di sekitar Taman Jati.Di saat mereka sedang asyik melihat
pemandangan di sekitar Taman Jati dan asyik menghirup udara segar.Tiba Tiba
mereka terdiam dan terpaku saling menatap satu sama lain.Tiba tiba mereka
mendengar suara mistis,mereka mendengar suara
perempuan yang sedang tertawa. Suara itu semakin keras dan tambah keras
mereka ketakutan dan gemetar,suara itu berasal dari balik pohon pring yang
lebat.Pada waktu itu hanya mereka yang pergi kesana setau mereka dan tidak ada
orang lain selain mereka,waktu itu pun hari mulai sore mereka semakin takut dan
akhirnya mereka ketakutan dan laring pontang panting seperti dikejar
anjing.Mereka terpisah pisah dan lari sendiri sendiri mereka akhirnya pulang kerumah masing masing.
Pada saat pulang kerumah
Marsiti menceritakan kejadian yang ia alami tadi sore kepada ibu dan ayahnya
.Ibu dan ayah mereka malah tertawa terbahak bahak mendengar cerita yang
diceritakan Marsiti.Marsiti kemudian terdiam dan sedikit marah terhadap kedua
orang tuannya namun,Marsiti akhirnya ikut tertawa juga bersama kedua orang
tuannya.
Keesokan harinnya mMarsiti bertemu
teman teman dikelas,saat istirahat mereka
bercerita tentang kejadian kemarin.Ternyata kedua orang tua teman teman
Marsiti juga ikut tertawa saat mendengar cerita yang di ceritakan oleh anak
anaknya.Kemudian,setelah pulang sekolah mereka jalan bersama untuk pulang
kerumah mereka masing masing.Sambil jalan berjalan mereka menceritakan kejadian
kemarin lagi mereka sangat penasaran untuk mengetahui apkah suara yang
terdengar saat mereka berjalan jalan kemarin di Taman Jati.Tetapi,hanya ada satu
orang yang tidak penasaran dan dia malah ketakutan saat mengingat kejadian kemarin siapa lagi
kalau bukan Annisa.Yap,aaaaaaaaaaAnnisa tidak penasaran.Tetapi,walaupun Annisa tidak penasaran mereka tetap penaaran
dan tetap ingin mencari tahu.Akhirnya mereka sepakat untuk pergi ke Taman Jati
sore nanti dan Annisa pun terpaksa harus ikut.Kata Adib:”Setia kawa....”.
Setelat tiba di Taman
Jati,mereka kembali melihat sekeliling
Taman jati lagi.Mereka kemudian mendengar suara aneh yang terdengar oleh mereka kemarin.Mereka langsung ketakutan
dan ingin segera lari namun,Adib
menghentikan mereka.Adib sangat
pemberani akhirnya Adib mengajak teman temannya untuk mengikuti dan menelusuri
keberadaan suara itu.Seketika mereka terdiam,kemudian melanjutkan langkah demi
langkah menyusuri Taman Jati.Akhirnya mereka menemukan seuatu,sura itu makin
jelas dan tiba tiba......
TETETETETTTT............ Oh ya
ampun.. itu ternyata ayam yang bisa
tertawa mirip suara manusia akhirnya mereka bersama sama tertawa dengan ayan
itu dan pemiliknya.Mereka akhirnya bercerita dengan pemilik ayam tersebut.Pemilik
ayam tersebut menceritakan bahwa itu adalah ayam yang ingin diikutkan lomba
maka dari itu suarannya keras .dan kenapa orang itu dan ayamnya tak terlihat
karena ayam it sedang latihan jadi harus tenang dan di empat sepi seperti di
belakang pohon pring.
TAMAT
About Sitinurazizah
Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.

0 komentar:
Posting Komentar